Pilu di Persimpangan
By : Fafa Jamilea
Selalu malam yang kurindu
Sejak dua purnama lalu
Demikian janjimu
Agar kita kembali bersatu
Di sini kumampu merebah luka
Sampai batas menghirup setetes asa
Sambil mencerna walau masih belia
Apa dosa yang kureka
Gemintang menelisik kelam manja
Terseok menuju persimpangan kota
Langkah berat penuh tenaga
Menjemput asaku dengan segera
Hanya pekik histeris yang kuramu
Menemui raga serupaku
Yang bersimbah merah tercecer sayu
Seketika lenguh menyerang kalbu
***
Tuban, 31 Oktober 2018
Fa | Pecinta dunia fiksi
*Masuk ANTOLOGI PUISI dengan judul buku ARAH YANG BERBEDA*
(Kayaknya ini puisi pertamaku sejak hobi ikut event deh, ah lupaa. Sepertinya iya. Pertamaa, karya pertamaaa dengan nama pena akyu yang imyut lucyu manjahhh Fafaa)
Komentar
Posting Komentar