Usaha mendekat memang tidak landai
Sekuat tenaga memperolok kepatuhan batin
Batin bergejolak, berputar tak keruan
Berkat giatnya aku bersimpuh dengan kasihmu, engkau padamkan
Kuhadir sewaktu-waktu
Kau tak pernah enggan menjemput
Dikala bala gemuruh gundah datang tak terduga
Kini aku adukan resah hanya sekejap
Berdiam damba kedamaian batin
Gundah mendarat lalu menjauh
Gundah menjauh mendarat lagi
Izin merela hatur pinta
Pinta berwujud waktu menentu
Kala wujud tiba jangan lupakan engkau
Harap engkau jangan tenggelam
Jangan aku lupakan sesaat
Jangan berpaling bila penuh
Hanya kata jangan untuk diriku
Lama masa aku berpikir
Hampa rasa jika ditakdir
Berlama beriak perlahan datar
Bertahan kerak puasan nanar
Bergerak dekat semakin landai
Tunjuk nyata sampailah aku
Hindari tunda pasti guna
Tertata hati pada ujungnya
Sekuat tenaga memperolok kepatuhan batin
Batin bergejolak, berputar tak keruan
Berkat giatnya aku bersimpuh dengan kasihmu, engkau padamkan
Kuhadir sewaktu-waktu
Kau tak pernah enggan menjemput
Dikala bala gemuruh gundah datang tak terduga
Kini aku adukan resah hanya sekejap
Berdiam damba kedamaian batin
Gundah mendarat lalu menjauh
Gundah menjauh mendarat lagi
Izin merela hatur pinta
Pinta berwujud waktu menentu
Kala wujud tiba jangan lupakan engkau
Harap engkau jangan tenggelam
Jangan aku lupakan sesaat
Jangan berpaling bila penuh
Hanya kata jangan untuk diriku
Lama masa aku berpikir
Hampa rasa jika ditakdir
Berlama beriak perlahan datar
Bertahan kerak puasan nanar
Bergerak dekat semakin landai
Tunjuk nyata sampailah aku
Hindari tunda pasti guna
Tertata hati pada ujungnya
By: Indah Fatin S.
Surabaya, 2015
Komentar
Posting Komentar